Muharram Progresif
- Selasa, 16 Juni 2026
- Administrator
- 1 komentar
Muharram Progresif: Marajut Perubahan Diri Menuju Umat Berkemajuan
Muharram selalu hadir membawa rahmah, bulan pertama kalender Hijriyah ini sebagai alarm pengingat bahwa setahun telah berlalu. Nabi mengingatkan, kalau hari ini lebih baik dari kemarin kita termasuk orang yang beruntung, namun jika hari ini sama dengan hari kemarin kita tergolong orang yang rugi, dan jika hari ini lebih buruk dari kemarin kita termasuk orang yang celaka.
Hadis Nabi tersebut menjadi motivasi perbaikan terhadap kualitas ibadah. Namun, sebagaimana dimaklumi bersama ibadah memiliki cakupan yang sangat luas. Dalam konteks lembaga pendidikan, peningkatan kualitas ibadah adalah dengan memaksimalkan kualitas tata kelola dan proses pembelajaran.
Dengan demikian, bulan Muharram ini semestinya tidak lagi dimaknai sekadar sebagai momentum bulan bersejarah yang diperingati dengan seremonial yang bersifat rutinitas. Tahun ini, mari kita bangun kesadaran baru: Muharram Progresif: sebuah momentum untuk melompat maju, bertransformasi, dan mewujudkan lembaga pendidikan yang berkemajuan.
Muharram sebagai Titik Loncat Perubahan
Mengajar adalah salah satu proses takwa, sebagai aktivitas keagamaan dan dan satu diantara spiritualitas yang memiliki nilai tinggi dalam tataran ajaran Islam. Sebuah lembaga pendidikan menjadi fasilitator yang fundamental terealisasinya proses pembelajaran yang bernilai pahala tersebut. Namun, tentu harus dibarengi dengan proses dan tata kelola yang baik. Pertanyaannya, perubahan seperti apa yang dapat kita lahirkan dari momentum ini?
Muharram Progresif mengajak kita tidak hanya berkumpul tanpa makna, seperti rapat-rapat dan diskusi yang tak pernah menyapa kenyataan. Surplus gagasan namun defisit di ranah kenyataan. Seharusnya lebih dari itu, merancang program kebaikan bersama: tata kelola administrasi yang rapi, pengelolaan SDM yang maksimal dan pengelolaan keuangan yang lebih bijak dan berkah. Tentunya, atas kesadaran untuk merubah diri lebih baik dan profesional meski dalam keterbatasan fasilitas.
"Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sampai mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri". (QS. Ar Ra'd: 11).
Muharram seharusnya menjadi momentum perpindahan (hijrah) ke arah yang lebih baik. Al Muhafadzah 'ala Al Qodim as Sholih wa Al akhdzu bi Al Jadid Al Ashlah, mempertahankan yang baik dan menyambut hal baru yang lebih baik.
Terakhir, menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa ilmu adalah fondasi. Karenanya, Muharram Progresif sejatinya melahirkan komitmen kuat untuk melahirkan generasi beriman dan bertakwa, berilmu amaliah dan beramal ilmiah. Kami Mengucapkan: "Selamat Tahun Baru 1478 Hijriyah".